ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM (SISTEM ABC) (Studi Kasus pada CV. Indah Cemerlang Malang)

Authors

  • Ayu Esa Dwi Prastiti
  • Muhammad Saifi
  • Zahroh Z.A Zahroh Z. A

Abstract

Activity Based Costing System is a method that can reduce distortion the cost of occuring in calculation cost accounting traditional. Distortion cost happened to cost accounting for on traditional accounting system traditional cost using only one cost driver so that of unit produced as a base determine how overhead a product. This study attemps to been given cost accounting traditional in determining the cost of good production and been given  Activity Based Costing System in determining production. This research using methods descriptive the case study located in CV. Indah Cemerlang Malang. The result of this research shows that calculation occuring difference between traditional cost accounting with Activity Based Costing System, paving stone suffered overcosting Rp.16.952.888 , batako suffered undercosting Rp.11.067.402, and beton buis suffered undercosting Rp.5.172.403. CV. Indah Cemerlang expected to replace cost accounting traditional method with the Activity Based Costing System the calculation more accure compared with the cost accounting traditional and can help management in this matter. Keywords : Production Cost Determination, Activity Based Costing System/ ABSTRAK Activity Based Costing System (Sistem ABC) adalah metode yang dapat mengurangi distorsi biaya yang terjadi dalam perhitungan akuntansi biaya traditional. Distorsi biaya terjadi pada akuntansi biaya tradisional karena pada sistem akuntansi biaya tradisional hanya menggunakan satu pemicu biaya yaitu unit yang diproduksi sebagai dasar untuk menentukan berapa biaya overhead suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan akuntansi biaya tradisional dalam menentukan harga pokok produksi, mengetahui perhitungan Activity Based Costing System dalam menentukan harga pokok produksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang berlokasi di CV. Indah Cemerlang Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi perbedaan perhitungan antara akuntansi biaya tradisional dengan menggunakan Activity Based Costing System, paving stone mengalami overcosting Rp.16.952.888, batako mengalami undercosting sebesar Rp.11.067.402, dan beton buis mengalami undercosting sebesar Rp.5.172.403. CV. Indah Cemerlang Malang diharapkan dapat mengganti metode akuntansi biaya tradisional dengan metode Activity Based Costing System dalam menentukan harga pokok produksi karena Activity Based Costing System perhitungannya lebih akurat dibandingkan dengan metode akuntansi biaya tradisional dan dapat membantu pihak manajemen dalam mengambil keputusan. Kata kunci : Penentuan Harga Pokok Produksi, Sistem ABC9

Downloads

Published

2016-10-03

Issue

Section

Articles