ANALISIS ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM (ABC SYSTEM) SEBAGAI DASAR MENENTUKAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL (Studi Kasus pada Hotel Selecta Kota Batu Tahun 2014)

Authors

  • Ardi Helmy Maulana
  • Moch. Dzulkirom AR
  • . Dwiatmanto

Abstract

The enterprise can implement Activity Based Costing System (ABC System) to determine the cost of the base or service price. This method is used to make a good decision  regarding the cost of the base or service price in the hotel’s diversity in providing products or services. This study is aim to determine the calculation and the differences of the base price of renting the hotel’s room in Selecta Hotel (traditionally) and the calculation by using abc system. The results showed there were some differences between the method applied by Selecta Hotel and ABC System. Based on the result of calculations, there were differences between a lower price (undercosting) for six types of rooms namely Family, Deluxe, Superior, Executive, Suite and Exclusive type which were Rp 225.007,15, Rp  218.510,72, Rp 292.523,33, Rp 66.426,15, Rp 250.638,78, and Rp 132.460,68. While the two types of rooms had a higher price (overcosting) Cottage I and Cottage VII type. They are Rp 857,601.79 and Rp. 171,568.28. Keyword: base price of the hotel rooms, the ABC system ABSTRAK Perusahaan jasa dalam menentukan harga pokok produk atau jasa menerapkan metode Activity Based Costing System (ABC System) agar perusahaan tidak salah dalam pengambilan keputusan mengenai harga pokok produk atau jasa dimana hotel memiliki keanekaragaman dalam menyediakan produk atau jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok sewa kamar hotel menurut Hotel Selecta (tradisional) dan perhitungan menggunakan ABC System, serta mengetahui perbedaan dalam perhitungan antara harga pokok sewa kamar yang telah ditetapkan oleh Hotel Selecta (tradisional) dengan perhitungan ABC System. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara metode yang diterapkan oleh Hotel Selecta dengan ABC System terjadi selisih harga lebih rendah (undercosting) untuk enam tipe kamar yaitu  tipe Family, Deluxe, Superior, Executive, Suite, dan Exclusive yang masing-masing selisihnya yaitu Rp 225.007,15, Rp  218.510,72, Rp 292.523,33, Rp 66.426,15, Rp 250.638,78, dan Rp 132.460,68. Sedangkan dua tipe kamar mempunyai selisih harga lebih tinggi (overcosting) yaitu tipe Cottage I dan Cottage VII dengan selisih sebesar Rp 857.601,79 dan Rp 171.568,28. Kata kunci : harga pokok kamar hotel, ABC system

Downloads

Published

2016-01-29

Issue

Section

Articles