DAMPAK BRITAIN EXIT (BREXIT) TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY PADA INDEKS LQ-45

Authors

  • Dyah Putri Fuji Lestari
  • Nila Firdausi Nuzula

Abstract

Britain Exit (Brexit) is a referendum conducted by British on June 23th, 2016 to determine UK’s membership status in UE. The impact of Brexit event not only happens in UE as an abandoned community. However, some stock market in other countries like Indonesia is also shows change due to the event. Stock market can’t be separated by various economic and non-economic factors as major role in economy a country. Hence, examining the impact of Brexit event on LQ-45 index which is the most liquid index is the purpose of this study. Its abnormal return and trading volume activity are employed in required the analyzing. Furthermore, event study methodology are employed to identify the impact of Brexit event by using one sample t-test and paired sample t-test with 100 days estimated period and 11 days event window. In addition, to examine its power robustness test is employed. The result found that Brexit event has information which is capable to incur market reaction. However, that isn’t big enough to making significant change during event window, this can be concluded that Brexit event has no impact on Indonesian stock market.

Keyword: Trading Volume Activity, Abnormal Return, Brexit Event

ABSTRAK

Britain Exit (Brexit) merupakan referendum yang dilakukan rakyat Inggris pada tanggal 23 Juni 2016 untuk menentukan status keanggotaannya di UE. Terjadinya event Brexit tidak hanya menimbulkan dampak bagi Inggris dan UE sebagai komunitas yang ditinggalkan. Akan tetapi, beberapa pasar modal di negara lain seperti Indonesia juga memperlihatkan perubahan akibat event tersebut. Sebagai pemegang peranan penting dalam perekonomian suatu negara, pasar modal tidak dapat dipisahkan dari berbagai komponen ekonomi maupun non ekonomi. Oleh karena itu, riset ini bertujuan untuk menyelidiki dampak event Brexit terhadap reaksi indeks yang paling likuid di IDX, yakni indeks LQ-45 dengan abnormal return dan trading volume activity sebagai pengukur reaksi. Untuk menjawab tujuan dari riset ini, maka digunakan metode event study dengan 100 hari periode estimasi dan 11 hari event window. Pengujian yang digunakan adalah uji beda satu sampel dan uji beda dua sampel berpasangan. Selanjutnya, ditambahkan pengujian robustness test untuk menguji kekuatan pengukuran metode event study. Hasil serangkaian pengujian menunjukkan bahwa event Brexit mengandung konten informasi yang mampu membuat pasar bereaksi. Namun, kandungan informasi tersebut tidak cukup besar untuk membentuk beda nilai yang signifikan antara sebelum dan setelah event, sehingga dapat disimpulkan bahwa pasar modal Indonesia tidak terdampak oleh event Brexit.

Kata Kunci: Trading Volume Activity, Abnormal Return, Event Brexit



Downloads

Published

2018-02-20

Issue

Section

Articles