ANALISIS PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA SEBAGAI UPAYA MENGANTISIPASI TERJADINYA KREDIT BERMASALAH (Studi Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kantor Cabang Kawi, Kota Malang)

Authors

  • . Hamdani

Abstract

Bank providing a wide range of credit one of them is working capital loans. The era of globalization is currently bringing the business sector can not be separated from the working capital needed. The business sector would require funds or capital to expand its business. One way to help develop the business is with exacting working capital loans at financial institutions called banks. In the procedure of working capital loan to be good, because the lending procedures have an effect on the smooth working capital loans in order to avoid non-performing loans or loan arrears. This research is descriptive research method receipts, Based on the findings that the process of implementation of working capital lending procedures at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kawi Malang Branch has been good and in accordance with the existing theory. Non-performing loan in 2012 and 2014 above the Bank Indonesia provisions which amounted to 5%, while for Loan Deposit Ratio in the last 3 years performance is not healthy because it is not within the range of 78% -100% set by Bank Indonesia. Keywords: Procedure, Credit, Working Capital Loans, Non Perfoming Loan, Loan Deposit Ratio Abstrak Bank memiliki berbagai macam produk kredit. Salah satu produk kreditnya yaitu kredit modal kerja. Sektor usaha tidak lepas dari yang namanya modal kerja .Modal kerja ini digunakan untuk mengembangkan usahanya. Salah satu cara untuk membantu mengembangakan usaha adalah dengan cara melakukuan kredit modal kerja kepada bank yang berperan sebagai lembaga keuangan. Pada prosedur pemberian kredit modal kerja harus dilaksanakan secara terstrukutur dengan baik, karena prosedur pemberian kredit ini berpengaruh terhadap kolektibilitas kredit modal kerja. Penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini, Setelah dilakukan penelitian dan analisis pada penelitian ini, maka diperoleh hasil bahwa proses prosedur pemberian kredit modal kerja pada PT. BRI kantor cabang kawi, malang sudah baik dan sesuai dengan teori yang ada. Persentase Non Perfoming Loan pada tahun 2012 dan 2014 berada diatas batas maksimal toleransi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yaitu maksimal 5%, sedangkan persentase Non Perfoming Loan pada tahun 2013 berada dibawah batas maksimal toleransi. Persentase Loan Deposit Ratio pada tahun 2012 sampai 2014 kinerjanya tidak sehat karena tidak berada dalam kisaran 78%-100% yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Kata Kunci : Prosedur, Kredit, Kredit Modal Kerja, Non Perfoming Loan, Loan Deposit Ratio

Downloads

Published

2015-07-28

Issue

Section

Articles