ANALISIS ASPEK KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT USAHA MIKRO DALAM UPAYA MENGANTISIPASI TERJADINYA KREDIT BERMASALAH (Studi Kasus PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Malang)

Authors

  • Rima Ayu Anggraini

Abstract

This study aims to determine the creditworthiness assessment aspects of micro enterprises (including legal aspects, marketing, technical aspects, aspects of management, financial aspects and aspects of collateral) in an effort to anticipate problems of credit at PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Branch Malang. This type of research is descriptive research with case study approach. There are two prospective customers are tested for feasibility, namely Light Sablon and Marsya Convection. The results of this study indicate that aspects of feasibility of providing Micro Credit covering legal aspects, marketing, technical aspects, aspects of management, financial aspects and aspects of the collateral has been used by PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Branch Malang as the basis of assessment for decision granting Micro Credit to two prospective customers that Light Sablon and Marsya Convection. From the analysis of aspects of the feasibility of micro-credit purchase, then Light Screen printing is more feasible for a given micro credit of the Regis Convection. Keyword : bank, feasibility aspects, microenterprises Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian aspek kelayakan pemberian kredit usaha mikro (meliputi aspek hukum, aspek pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen, aspek keuangan dan aspek agunan) dalam upaya mengantisipasi terjadinya kredit bemasalah pada PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Terdapat dua calon nasabah yang diuji kelayakannya, yaitu Cahaya Sablon dan Marsya Konveksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aspek-aspek kelayakan pemberian Kredit Usaha Mikro yang meliputi aspek hukum, aspek pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen, aspek keuangan dan aspek agunan sudah digunakan oleh PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Malang sebagai dasar penilaian untuk pengambilan keputusan pemberian Kredit Usaha Mikro terhadap dua calon nasabah yaitu Cahaya Sablon dan Marsya Konveksi. Dari hasil analisis aspek-aspek kelayakan pembelian kredit mikro, maka Cahaya Sablon lebih layak untuk diberikan kredit mikro dari pada Marsya Konveksi. Kata kunci : bank, aspek kelayakan, kredit, usaha mikro

Downloads

Published

2015-03-31

Issue

Section

Articles