PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MENGGUNAKAN METODE RASIO KEUANGAN DAN METODE EVA (Economic Value Added) (STUDI PADA PT. KALBE FARMA TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2011)

Authors

  • Nurul Aisyiah Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
  • . Darminto
  • Achmad Husaini

Abstract

Pengukuran kinerja keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk mengetahui kemampuan dan kelemahan keuangan suatu  perusahaan. Metode yang digunakan dalam pengukuran kinerja keuangan adalah metode rasio keuangan dan metode EVA. Rasio keuangan yang terdiri rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage, rasio profitabiltas dan rasio pasar. EVA merupakan nilai tambah kepada pemegang saham.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk tahun 2009-2011 menggunakan rasio keuangan dan EVA. Hasil analisis perhitungan rasio keuangan tahun 2009 -2011 mengalami fluktuasi dimana itu menunjukkan inefisiensi. Pada rasio profitabilitas ROI dan ROE mengalami penurunan di tahun 2011, hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan secara keseluruan dalam mendapatkan keuntungan dengan jumlah seluruh aktiva kurang baik, serta tingkat pengemblian yang lebih kecil kepada pemegang saham. Berdasarkan hasil analisis EVA mengalami kenaikan dari tahun -ke tahun dan bernilai positif. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Kalbe Farma Tbk memperoleh keuntungan dalam memenuhi harapan investor. Sebaiknya pengukuran kinerja keuangan perusahaan hendaknya tidak hanya menggunakan rasio keuangan saja yang hanya menilai dari segi operasional dan keuangan intern saja, tetapi juga menerapakan EVA sebagai pendukung pengukuran kinerja keuangan yang mengarah ke laba riil perusahaan. Karena EVA menciptakan nilai tambah dan memberikan tingkat pengembalian sesuai yang diharapkan investor.   Kata Kunci:Pengukuran Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan, Economic Value Added

Downloads

Published

2013-06-18

Issue

Section

Articles