ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI SALAH SATU ALAT PERENCANAAN PENJUALAN DAN LABA (Studi PADA PT. WISMILAK INTI MAKMUR, TBK)

Authors

  • Fajri Razak

Abstract

This research aims to describe the application of the break-even point analysis, as the representation of forecasted minimum sales that must be maintained by PT. Wismilak Inti Makmur Tbk. This is a quantitative research, using descriptive analysis method. This research used secondary data from Indonesia Capital Market Directory (ICMD), the summary of company performance, and financial reports obtained from BEI. The result of this research showed that the value of break even point of PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, in total is Rp 886,588,290,219. That number is the accumulation of both clove and filtered units. Rp. 142,806,167,552from 326,041,478pieces of cloves and Rp. 743,782,122,667 from 1,349,876,810 pieces of filtered cigarettes. The forecasted sales of PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, are 3,304,000,000 cigarettes in 2014,  3,561,000,000 cigarettes in 2015, and 3,818,000,000 cigarettes in 2016, by safety limit of 44%. Minimum sales that must be obtained by PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, to achieve the expected profit of 25%,is Rp 2,278,373,066,646, Rp 366,986,265,768 from 837,868,186 piecesof clove cigarettes and Rp 1,911,386,800,878 from 3,468,941,562 pieces of filters cigarettes. Keywords: Break-even point, sales planning, minimum sales. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan analisis break even point, gambaran perencanaan penjualan dan penjualan minimal perusahaan yang harus dipertahankan oleh PT. Wismilak Inti Makmur. Tbk. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Indonesia Capital Market Directory (ICMD), ringkasan kinerja perusahaan, dan laporan keuangan yang didapat dari BEI. Hasil penelitian ini menunjukan bahwanilai break even point PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, sebesar Rp 886,588,290,219, masing-masing                  Rp 142,806,167,552 dan 326,041,478 batang untuk rokok jenis kretek, Rp 743,782,122,667 dan 1,349,876,810 batang untuk rokok filter. Perencanaan penjualan PT. Wismilak Inti Makmur Tbk, pada tahun 2014 sebesar 3,304,000,000 batang, pada tahun 2015 sebesar 3,561,000,000 batang, dan pada tahun 2016 adalah sebesar 3,818,000,000 batang, dengan batas keamanan sebesar 44%. Penjualan minimal yang harus dicapai oleh PT Wismilak Inti Makmur Tbk, agar perusahaan dapat mencapai laba yang diinginkan sebesar 25% yaitu dengan melakuan penjualan sebesar Rp 2,278,373,066,646, masing-masing Rp 366,986,265,768 dan 837,868,186 batang untuk rokok kretek, Rp 1,911,386,800,878 dan 3,468,941,562 batang untuk rokok filter.   Kata Kunci: break even point, perencanaan penjualan, penjualan minimal

Downloads

Published

2015-02-06

Issue

Section

Articles