UPAYA PENANGANAN PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (Studi Pada KJKS Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Mandiri Sejahtera Karangcangkring Gresik Jawa timur Periode 2011-2013)

Authors

  • Daniatu Listanti

Abstract

The purpose of this study is to investigate the process of Murabahah financing, development of Non-Performing Financing (NPF) and the efforts made KJKS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring Gresik East Java in dealing with financing problems. This is motivated by the many interests for Murabahah products and enhancement of Non Performing Financing (NPF) from the years 2011-2013. This study used a descriptive study with a quantitative approach, data collection through interviews and documentation. Based on the results of this study concluded that the factors causing financing problems do not just come from a customer but less thorough internal parties in the initial analysis and surveys berofe to the provision of financing and the efforts made in addressing the problem of financing is to reprimand, rescheduling and restructuring as well as the BMT  never did sequestration because actually implement syariah and human action, although considered less efficient. Keywords: Murabahah, Efforts Handling Troubled Financing, Non Performing Financing (NPF) ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberian pembiayaan murabahah, perkembangan Non Performing Financing (NPF) dan upaya yang dilakukan KJKS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring Gresik Jawa Timur dalam menangani pembiayaan bermasalah. Hal ini dilatar belakangi oleh banyaknya minat untuk produk murabahah dan peningkatan Non Performing Financing (NPF) dari tahun ke tahun 2011-2013. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian  deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab pembiayaan bermasalah tidak hanya datang dari nasabah melainkan pihak internal yang kurang teliti dalam analisa awal dan survei sebelum pemberian pembiayaan dan upaya yang dilakukan dalam menangani pembiayaan bermasalah adalah dengan teguran, rescheduling dan restructuring serta pihak BMT tidak pernah melakukan sita jaminan karena benar-benar menerapkan syariah dan tindakan manusiawi meski dinilai kurang efisien. Kata kunci : Murabahah, Upaya Penanganan Pembiayaan Bermasalah, Pembiayaan Bermasalah (NPF)

Downloads

Published

2015-01-29

Issue

Section

Articles