PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS AKTIVA TETAP BERWUJUD DAN PENYAJIANNYA PADA LAPORAN KEUANGAN (Studi pada PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) Pabrik Gula Meritjan Kediri Periode 2012)

Authors

  • Enti Megawati

Abstract

This research aims to find out about the accounting treatment of tangible fixed assets as well as the presentation of the financial statements at  PT. Plantation Nusantara X (Persero) Sugar Factory Meritjan Kediri. Kediri Meritjan sugar factory is one of the sugar cane processing company which has a relatively large fixed assets and have a long economic life that requires treatment of these assets. Depreciation rates are too high in sugar mills Meritjan Kediri indicate that financial statements be unnatural, so companies need to conduct a reassessment of the imposition of fixed asset depreciation and the cost for the acquisition of fixed assets are ready to be used.  This type of research used in this research is quantitative descriptive research method with a case study approach, which is located in the Sugar Meritjan Kediri Jl.Merbabu RT 005/07, Dermo. This study uses secondary data from the report list of tangible fixed assets, balance sheet and profit and loss statements sugar factory Meritjan Kediri in 2012. The results of this study indicate that the calculation of depreciation and costs of acquisition of fixed assets in accordance with Internation al Accounting Standard may affect the company's income.Keywords: Accounting Treatment, Tangible Fixed Assets, Financial StatementsABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang perlakuan akuntansi atas aktiva tetap berwujud serta penyajian dalam laporan keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara X (Persero) Pabrik Gula Meritjan Kediri. Pabrik gula Meritjan Kediri ini merupakan salah satu perusahaan pengolahan tebu yang memiliki asset tetap yang relatif banyak dan memiliki umur ekonomis yang lama sehingga memerlukan perlakuan terhadap asset tersebut. Tingkat penyusutan yang terlalu tinggi pada Pabrik Gula Meritjan Kediri menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan menjadi tidak wajar, sehingga perusahaan perlu melakukan penilaian kembali terhadap pembebanan penyusutan asset tetap tersebut dan biaya selama perolehan sampai asset tetap tersebut siap digunakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, yang berlokasi di Pabrik Gula Meritjan Kediri Jl.Merbabu RT 005/07, Dermo. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan daftar aktiva tetap berwujud, laporan neraca dan laba rugi pabrik gula Meritjan Kediri tahun 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan penyusutan dan biaya-biaya perolehan aktiva tetap yang sesuai dengan International Accounting Standard dapat mempengaruhi laba rugi perusahaan. Kata kunci : Perlakuan Akuntansi, Aktiva Tetap Berwujud, Laporan Keuangan.

Downloads

Published

2014-12-22

Issue

Section

Articles