ANALISIS POTENSI PAJAK HOTEL DANPAJAK RESTORAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAPPENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Batu Tahun 2011-2013)

Authors

  • Diaz Ardhiansyah

Abstract

Autonomy in the regions requires for each region to be able to finance its own needs. Funding was sourced from the local revenue in which is local taxes. Batu as a tourism city has a huge potential in local tax revenue, especially hotel taxes and restaurant taxes. The purpose of this study is to analyze the potential, effectiveness, as well as the rate of growth of hotel tax and restaurant tax in 2011-2013; analyze the contribution of hotel tax and restaurant tax to PAD 2011-2013. The results of this study using the potential formula shows that the potential of hoteltax and restaurant tax is very large, potential exploration from hotel tax was 32.48% or could be said ineffective from the realization in 2011 and potential exploration for restaurant tax at 77.22% or can be told less effective than the realization in 2011 Calculation of the growth rate of tax in 2012 at 55.85% (fairly successful), for restaurant tax growth rateat 33.78% (less successful) in 2012. Calculation of the contribution hotel tax to PAD at 11.19% (less) in 2011, while for the restaurant tax revenue was 6.54% (very less) in 2011. Keywords: hoteltax, restauranttax, potency, effectiveness, rate ofgrowth, the contribution ABSTRAK Otonomi daerah mengharuskan kepada setiap daerah untuk mampu membiayai rumah tangga daerahnya sendiri. Pembiayaan daerah itu bersumber dari pendapatan asli daerah yang di dalamnya terdapat pajak daerah. Kota Batu sebagai kota pariwisata memiliki potensi yang cukup besar dalam penerimaan pajak daerah terutama pajak hotel dan pajak restoran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi, efektivitas, serta laju pertumbuhan pajak hotel dan pajak restoran pada tahun 2011-2013; menganalisis kontribusi pajak hotel dan pajak restoran terhadap PAD tahun 2011-2013. Hasil penelitian dengan menggunakan rumus potensi menunjukkan bahwa potensi pajak hotel dan pajak restoran sangat besar, penggalian potensi dari pajak hotel sebesar 32,48% atau bisa dikatakan tidak efektif dari realisasi tahun 2011 dan untuk pajak restoran penggalian potensinya sebesar 77,22% atau bisa dikatakan kurang efektif dari realisasi tahun 2011. Perhitungan laju pertumbuhan pajak hotel di tahun 2012 sebesar 55,85% (cukup berhasil), untuk pajak restoran tingkat laju pertumbuhannya sebesar 33,78% (kurang berhasil) di tahun 2012. Perhitungan kontribusi pajak hotel terhadap PAD sebesar 11,19% (kurang) di tahun 2011, sementara untuk pajak restoran terhadap PAD sebesar 6,54% (sangat kurang) di tahun 2011. Kata kunci: Pajak hotel, Pajak restoran, potensi, efektivitas, laju pertumbuhan, kontribusi

Downloads

Published

2014-09-22

Issue

Section

Articles