EVALUASI PENGAWASAN KREDIT MODAL KERJA GUNA MENEKAN TUNGGAKAN KREDIT (Studi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Tanjungrejo Kota Malang)

Authors

  • Anandhika Mega Pratama

Abstract

This study aims to find out credit monitoring which is carried out on the bank loans granted to customers so doesn’t become delinquent credit. Supervision is carried out by a bank is one of the main factors that can prevent delinquent loans by customer. Type of research is a descriptive study with qualitative research methods . The focus of this research is surveillance of working capital credit monitored by credit monitoring techniques and analysis of working capital loans which start from 2010 till 2012 based on outstanding loans . From these results, found that the implementation of credit control ran in accordance with the credit control techniques but the level of Non Performing Loan increased each year, although still below standard 5% based on Bank Indonesia. Non Performing Loan in 2010 which amounted to 2.86% , 3,05% in 2011, 3,75% in 2012. Weaknesses caused by On The Spot inspections which are only done when clients start arrears, shortage of account officer and customer development activities need to be done frequently . Based on weaknesses, the writer suggest to increased the additional numbers of account officer, and increasing frequency of visits to customers and make good communication between bank and customer. Keyword : account officer, monitoring credit techniques, on the spot inspection ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengawasan yang dilakukan pada kredit yang diberikan bank kepada nasabah agar tidak menjadi tunggakan kredit. Pengawasan kredit yang dilakukan oleh bank merupakan salah satu faktor utama yang bisa mencegah tunggakan kredit oleh debitur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Fokus penelitian adalah pengawasan kredit modal kerja dilihat dari teknik pengawasan kredit serta analisis tunggakan kredit modal kerja selama tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 berdasarkan kredit yang disalurkan.  Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa pelaksanaan pengawasan kredit telah berjalan sesuai dengan teknik pengawasan kredit namun tingkat Non Performing Loan setiap tahun meningkat meskipun tetap dibawah standard Bank Indonesia yaitu sebesar 5%. Non Performing Loan ( NPL) tahun 2010 sebesar 2,86%, tahun 2011 meningkat menjadi 3,05% kemudian tahun 2012 meningkat menjadi 3,75%. Kelemahan yang menyebabkan peningkatan Non Performing Loan (NPL) yaitu kegiatan inspeksi On The Spot hanya dilakukan saat nasabah mulai menunggak, Account Officer jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah nasabah, serta kegiatan pembinaan nasabah yang perlu dilakukan lebih sering. Kelemahan – kelemahan yang ditemukan, disarankan penambahan tenaga Account Officer yang didukung oleh ketrampilan yang kompeten serta peningkatan frekuensi kunjungan terhadap nasabah sehingga terjalin komunikasi yang baik antara pihak bank dan pihak nasabah. Kata Kunci : account officer, teknik pengawasan kredit, inspeksi on the spot

Downloads

Published

2014-09-22

Issue

Section

Articles