EVALUASI SISTEM DAN PROSEDUR PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN GUNA MENDUKUNG PENGENDALIAN INTERNAL PERUSAHAAN (Studi Kasus pada PT. Madukara Malang)

Authors

  • Ellinda Dwi Mawarwati

Abstract

Salary and wage payment system at PT. Madukara has weaknesses in attendance procedures, authorization systems, and lack of documents that support salary and wage payment system. The purpose of this study are to determine salary and wage payment system and procedures at PT. Madukara Malang to support company’s internal control and that internal control has or has not reflected elements of good internal control. This research is descriptive research with case study method. Based on results of this research, documents supporting change of salary/ wages, statement of salary/ wages, and proof of cash out are not exist. Income tax article 21 is not calculated by company. Employees time recording runs less effective because attendance is done manually, and lack of personnel’s oversight. Authorization system has not demonstrated signature as proof of accountability all functions related to document processing salary and wage payment system. Suggestions for PT. Madukara are to use documents supporting changes in salary/ wage, statement of salary/ wages, and proof of cash out. Income tax section 21 need to calculated based on government regulations. Time recording should done by using fingerprint machine. Authorization system should be run by affixed signatures on every document related to salary/ wage payment. Keyword: System, Procedures, Salary, Wage, Internal Control ABSTRAK Sistem penggajian dan pengupahan pada PT. Madukara memiliki kelemahan dalam prosedur absensi, sistem otorisasi, dan kurangnya dokumen pendukung sistem penggajian dan pengupahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem dan prosedur penggajian dan pengupahan pada PT. Madukara Malang guna mendukung pengendalian internal perusahaan dan pengendalian internal tersebut telah atau belum mencerminkan elemen pengendalian internal yang baik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian, dokumen pendukung perubahan gaji/ upah, surat pernyataan gaji/ upah, dan bukti kas keluar belum ada. Pph pasal 21 tidak diperhitungkan oleh perusahaan. Pencatatan waktu hadir karyawan berjalan kurang efektif karena absensi dilakukan secara manual, dan kurang mendapatkan pengawasan dari personalia. Sistem otorisasi belum menunjukkan tandatangan pertanggungjawaban seluruh fungsi yang terkait dalam pemrosesan dokumen penggajian dan pengupahan.  Saran untuk PT. Madukara adalah untuk menggunakan dokumen pendukung perubahan gaji/ upah, surat pernyataan gaji/ upah, dan bukti kas keluar. Pph pasal 21 perlu diperhitungkan sesuai peraturan pemerintah. Pencatatan waktu hadir sebaiknya menggunakan mesin fingerprint. Sistem otorisasi sebaiknya dijalankan dengan membubuhkan tandatangan pada tiap dokumen terkait penggajian/ pengupahan. Kata kunci: Sistem, Prosedur, Gaji, Upah, Pengendalian Internal.

Downloads

Published

2014-08-26

Issue

Section

Articles