ANALISIS PENETAPAN STRUKTUR MODAL YANG OPTIMAL GUNA MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada PT. Seemount Garden Sejahtera, Jiwan, Kabupaten Madiun Periode 2011-2013)

Authors

  • Selma Ardiany Rahma

Abstract

This research aims to know the management policy in determining the capital structure on a PT Seemount Garden Sejahtera in 2011-2013 and to determining a capital structure that can increase the firm value in 2014. The results of analysis showed that the management policy in determining the capital structure in 2011 until 2013 is more use thier own capital despite,the debt increased. Although the use of debt increases, but weighted average cost of capital decreased and firm value of the company increases. Optimal capital structure from 2011 to 2013 is in 2013, when the cost of capital is the weighted average cost of capital minimum and firm value maximum. Based on the results of the projection of the balance sheet and income statment projections 2014, it is known that the optimal capital structure composition is on the composition of 21,43% long-term debt and their own capital 78,57%. In these composition the weighted average cost of capital to be 26,148% and the firm value to be Rp. 12.775.818.943,-The firm value is calculated by dividing the weighted average cost of capital and net income, multiplied by (1-T). Keywords:Optimal Capital Structure, Weighted Average Cost of Capital, and Firm Value ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan manajemen dalam menetapkan struktur modal pada PT. Seemount Garden Sejahtera tahun 2011-2013 dan menetapkan struktur modal yang dapat meningkatkan nilai perusahaan tahun 2014. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan manajemen dalam menetapkan struktur modal pada tahun 2011 hingga tahun 2013 adalah lebih banyak menggunakan modal sendiri meskipun jumlah hutang semakin meningkat. Meskipun penggunaan jumlah hutang semakin meningkat, namun biaya modal rata-rata tertimbang semakin menurun dan nilai perusahaan semakin meningkat. Struktur modal yang optimal dari tahun 2011 hingga tahun 2013 adalah pada tahun 2013 pada saat biaya modal rata-rata tertimbang paling minimum dan nilai perusahaan paling maksimum. Berdasarkan hasil proyeksi neraca dan proyeksi rugi-laba tahun 2014, maka diketahui bahwa komposisi struktur modal yang optimal adalah pada komposisi hutang jangka panjang 21,43% dan modal sendiri 78,57%. Pada komposisi tersebut biaya modal rata-rata tertimbang menjadi sebesar 26,148% dan nilai perusahaan menjadi sebesar Rp. 12.775.818.943,- yang dihitung dengan membagi biaya modal rata-rata tertimbang dengan laba bersih perusahaan dikalikan dengan (1-T). Kata kunci : Struktur Modal Optimal, Biaya Modal Rata-Rata Tertimbang dan Nilai Perusahaan

Downloads

Published

2014-08-25

Issue

Section

Articles