PENERAPAN ANALISIS FUNDAMENTAL DENGAN PENDEKATAN PRICE EARNING RATIO (PER) SEBAGAI DASAR PENILAIAN KEWAJARAN HARGA SAHAM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI (Studi Pada Subsektor Konstruksi Bangunan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012

Authors

  • Nikmatul Uyun

Abstract

This research was conducted based on an idea that there are several risks involved in any stocks investments. Therefore, investors usually analize stocks carefully and use fundamental data before they do investments. The aim of this research was to determine the development of  condition company financial and aplication of fundamental analyze and Price Earning Ratio (PER) method as the examination on intrinsic value of stock before doing investments in the building construction sector listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2010 until 2012 periods. The method of this research used a descriptif quantitative method. The result of this research showed that stocks of PT. Adhi Karya (Persero), Tbk. (ADHI), PT. Jaya Konstruksi Manggala pratama, Tbk. (JKON),and PT. Total Bangun Persada, Tbk. (TOTL) were undervalued, while stocks of PT. Wijaya Karya (Persero), Tbk. (WIKA) was overvalued. Key words: Investment, Fundamental analysis, PER methodABSTRAK Penelitian ini dilakukan atas dasar setiap investasi saham tidak terlepas dari adanya resiko.Oleh karena itu, investor biasanya melakukan analisis dengan cermat dan didukung data-data yang akurat sebelum melakukan investasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kondisi keuangan perusahaan dan penerapan analisis fundamental dengan pendekatan price earning ratio (PER) sebagai dasar penilaian kewajaran harga saham dalam pengambilan keputusan investasi pada sektor konstruksi bangunan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010 sampai 2012. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga saham PT. Adhi Karya (Persero), Tbk. (ADHI), PT. Jaya Konstruksi Manggala pratama, Tbk. (JKON),and PT. Total Bangun Persada, Tbk. (TOTL) dalam kondisi undervalued atau harga terlalu murah, sedangkan harga saham of PT. Wijaya Karya (Persero), Tbk. (WIKA) dalam kondisi overvalued atau harga saham terlalu murah. Kata Kunci: Investasi, Analisis Fundamental, Pendekatan PER

Downloads

Published

2014-07-14

Issue

Section

Articles