ANALISIS CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM (Studi pada Perusahaan-perusahaan Sektor Perbankan di BEI tahun 2009-2011)

Authors

  • Aisyi Anggun Hidayati

Abstract

This research aims to analyze the efficient clustering of stock as an alternative to stock investment decisions based on Capital Asset Pricing Model (CAPM). With the CAPM, investors can predict the stock with a small risk but generate huge profits based on the concept of risk and return.The method used in this research is descriptive method with a quantitative approach. The samples used were 18 stocks from the banking sector companies listed in Indonesia Stock Exchange continuously in the period 2009-2011 and only stocks that have positive individual stock returns (Ri) are taken.Analysis result showed that company stock of Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk has the highest mean stock returns 6,7599535%. Bank Negara Indonesia (Persero) (BBNI) has the highest beta 1,931978114 including aggressively stocks because the beta value is more than one (β> 1). Bank Negara Indonesia (Persero) (BBNI) has the highest expected rate of return 5,459%. There are 8 efficient stocks in the banking sector companies that have individual stock returns greater than the expected rate. Keywords: beta, Capital Asset Pricing Model, Risk, Return, individual stock return, expected retABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelompokan saham yang efisien sebagai alternatif untuk menentukan keputusan investasi saham berdasarkan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Dengan CAPM, Investor dapat memprediksi saham dengan risiko kecil tetapi menghasilkan keuntungan besar berdasarkan konsep risiko (risk) dan tingkat pengembalian (return).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Sampel yang digunakan adalah 18 saham dari Perusahaan-perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara terus-menerus pada periode tahun 2009-2011 dan hanya saham-saham yang mempunyai pengembalian saham individu (Ri) bernilai positif saja yang diambil Hasil Analisis menunjukkan, Saham perusahaan Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk memiliki rata-rata tingkat pengembalian saham tertinggi, yaitu sebesar 6,7599535%. Bank Negara Indonesia (Persero) (BBNI) memiliki beta tertinggi yaitu sebesar 1.931978114 dan termasuk saham yang agresif karena beta lebih dari satu (β>1). Bank Negara Indonesia (Persero) (BBNI) memiliki tingkat pengembalian yang diharapkan tertinggi, yaitu  sebesar 5,459%. Terdapat 8 saham yang efisien pada perusahaan sektor perbankan yang memiliki tingkat pengembalian saham individu lebih besar daripada tingkat pengembalian yang diharapkan. Kata kunci: beta, Capital Asset Pricing Model, Risiko, Tingkat Pengembalian Saham,  tingkat pengembalian saham individu, tingkat pengembalian saham yang diharapkan.

Downloads

Published

2014-04-07

Issue

Section

Articles