PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS FUNDAMENTAL INTERNAL MELALUI PENDEKATAN ANALISIS FUNDAMENTAL INTERNAL MELALUI PENDEKATAN PRICE EARNING RATIO (Studi Pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Listing di Bursa Efek Indon

Authors

  • Friska Andriani

Abstract

Analisis fundamental internal adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik dan keamanan secara global dan juga tiap – tiap negara yang mengeluarkan indeks saham. Analisis ini menganggap bahwa setiap saham memiliki nilai intrinsik, yaitu fungsi dari variabel perusahaan yang dikombinasikan untuk menghasilkan return yang diharapkan dan risiko yang melekat pada saham tersebut. Keakuratan data merupakan faktor yang penting di dalam melakukan analisis ini. Oleh karena itu, analisis ini dapat digunakan sebagai barometer jangka panjang dengan melihat perkembangan rasio keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kewajaran harga saham perusahaan otomotif dan komponennya setelah menggunakan analisis fundamental internal dengan menggunakan pendekatan Price Earning Ratio. Penelitian  dilaksanakan di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan otomotif dan komponennya yang membagikan deviden pada tahun 2010 – 2012. Ada tiga perusahaan yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini, yaitu PT Goodyear Tbk, PT Multistrada Arah Sarana Tbk, dan PT Selamat Sempurna Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pasar saham PT Good Year Tbk sama dengan nilai intrinsiknya, yaitu sebesar Rp 11.000,00. Hal ini menunjukkan bahwa PT Good Year Tbk memiliki kondisi saham yang wajar (correctly priced) karena nilai harga pasar sahamnya sama dengan nilai intrinsiknya. Harga saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk juga dalam keadaan wajar (correctly priced), yaitu sebesar Rp 450,00. Berbeda dengan PT Selamat Sempurna Tbk yang sahamnya dalam kondisi undervalued priced karena harga pasar saham lebih kecil, yaitu sebesar Rp 2.525,00 jika dibandingkan dengan nilai intrinsiknya, yaitu sebesar Rp 2.526,00. Kata kunci: Penilaian Saham, Analisis Fundamental, nilai intrinsik, harga saham, Price Earning Ratio   Abstract Fundamental analysis is the internal analysis based on the situation and condition of economic, political and security globally and also each country that issued stock indices. This analysis assumes that every stock has intrinsic value, this is a function of the variable company combined to produce the expected return and the risks inherent in the stock. Data accuracy is an important factor in doing this analysis. Therefore, this analysis can be used as a barometer of long term by looking at the development of the company's financial ratios. This research aims to determine the reasonableness of an automotive company's share price and its components after using fundamental analysis approach, using internal Price Earning Ratio. Research conducted in the Indonesia Stock Exchange. The kind of research descriptive quantitative used is. The sample used in this study is the company's automotive and its components which share dividend in 2010 - 2012. There are three companies that are used as samples in this study, namely PT Goodyear Tbk, PT Multistrada Arah Sarana Tbk, and PT Selamat Sempurna Tbk. The results showed that the market price of shares of PT Good Year Tbk intrinsic value equal to Rp 11,000. This shows that PT Good Year Tbk has a reasonable stock condition (priced correctly) because the value of the market price of its shares equal to the intrinsic value of. The price of shares in PT Multistrada Arah Sarana Tbk also in a State of reasonable (priced correctly), that is Rp 450.00. In contrast to the PT Selamat Sempurna Tbk which shares are undervalued in price because the stock market is priced for smaller, this is Rp 2.525.00 fare when compared to their intrinsic value, that is Rp 2.526.00. Keywords : Stock Assessment, analysis of fundamental, intrinsic value, stock prices, price earning ratio  

Downloads

Published

2013-10-03

Issue

Section

Articles