ANALISIS PEMANFAATAN RUANG WISATA SPTN 1 TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU MENUJU DESTINASI YANG BERKELANJUTAN

Yanuar Firmansyah, Luchman Hakim, Ari Darmawan

Abstract


This research uses descriptive methode using qualitative approach with two formulations of problem : (1) How is the use of space in the lanscape view points in SPTN I Bromo Tengger Semeru National Park? (2) How is the tourists' perceptions towards the comfort in the lanscape view points in SPTN I Bromo Tengger Semeru National Park?. The data sources are obtained by interview, "place" through appearance through stillness and motion, "paper" through pictures, numbers, letters, and data. The data analysis are data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The research shows that the development and usage of tourism space in SPTN I is already systematically run and planned. Now there is development and improvement in each spot. The tourists perception towards the comfort in the view points are varied. However, most of the tourists said that the uncomfortability came from the tourist density in each spot. This tourist density must be solved immediately to prevent future prolonged problems. Based on the research, the researcher recommends some solutions to Bromo Tengger Semeru National Park as the site manager, tourism stakeholder as part of the tourism actors, and also to the tourists that visit Gunung Penanjakan.

Keywords: Carrying capacity, Tourism space, and National Park

АBSTRАK

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  pendekatan kualitatif dengan dua rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimanakah pemanfaatan ruang pada spot-spot pengamatan lanskap Bromo Tengger Semeru di SPTN I Taman Nasional Bromo Tengger Semeru? (2) Bagaimana persepsi wisatawan terhadap kenyamanan di spot-spot pengamatan lanskap Bromo Tengger Semeru di SPTN I Taman Nasional Bromo Tengger Semeru?. Sumber data diperoleh dari person melalui wawancara, place melalui tampilan berupa keadaan diam dan bergerak, paper berupa gambar, angka, huruf serta data. Sumber data peneliti yaitu sumber data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)saat ini pengembangan dan pemanfaatan ruang wisata di SPTN I sudah berjalan dengan sistematis dan terprogram. Saat ini setiap spot yang berada di Gunung Penanjakan terus mengalami pengembangan dan perbaikan. (2) Persepsi wisatawan tentang kenyamanan di spot pengamatan Gunung Penanjakan memang beragam. Namun, sebagian besar merasa kurang nyaman disebabkan oleh kepadatan pengunjung. Kepadatan pengunjung ini harus dapat segera diatasi atau dicarikan solusi agar tidak menjadi masalah yang berkepanjangan. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti memberi rekomendasi yaitu kepada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru selaku pengelola, Stakeholder pariwisata sebagai bagian dari pelaku wisata, serta wisatawan yang berkunjung ke Gunung Penanjakan.

Kаtа Kunci: Daya dukung, Ruang wisata, dan Taman Nasional.



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.