ANALISIS PERBANDINGAN PENDANAAN LEASING DENGAN HUTANG JANGKA PANJANG DALAM PENGADAAN ASET TETAP (Studi pada Perusahaan Kacang Shanghai “Gangsar” Tulungagung)

Authors

  • Danu Andika

Abstract

Analisis perbandingan pendanaan leasing dengan hutang jangka panjang dalam pendanaan aset tetap dibutuhkan perusahaan untuk mengabil keputusan terkait investasi yang akan dilakukan. Leasing merupakan perjanjian atau kontrak sewa antara lessor dan lessee untuk suatu aset tetap. Hutang jangka panjang merupakan kewajiban keuangan perusahaan dimana pelunasannya akan dilakukan dalam waktu lebih dari satu periode akuntansi atau satu tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Alternatif pendanaan yang memiliki cash outflow terkecil akan dipilih sebagai keputusan pendanaan. Hasil penelitian ini menunjukkan, Present Value (PV) cash outflow pendanaan leasing sebesar Rp 1.225.701.682,22, sementara Present Value (PV) cash outflow alternative hutang jangka panjang sebesar Rp 1.146.465.228,13. Dapat dilihat dari hasil perhitungan terdapat selisih sebesar Rp 79.236.454,09. Hal ini disebabkan hutang jangka panjang mempunyai pengaruh pajak yang berbeda sebagai akibat dari pembebanan bunga menurun, sedangkan pada leasing beban sewa mempunyai pengaruh pajak secara tetap sampai akhir kontrak namun, opsi untuk memiliki asset tersebut dengan nilai yang telah disepakati pada akhir tahun ketiga yang menyebabkan total PV cash outflow leasing pada akhir tahun ketiga menjadi besar. Perusahaan sebaiknya menggunakan alternative hutang jangka panjang dalam pengadaan aset tetap untuk menghemat pengeluaran perusahaan. Kata kunci : leasing, hutang jangka panjang, aset tetap Abstract Analize of comparison between financial leasing and long term debt in procurement fix asset is needed by company to take decison about investment. Leasing is a deal or contrac between lesor and lessee to rent a fix asset. Long term debt is financial responsibility of company where the paying off will be done in more than one period of acconting or more than one year. Case study approach is applied in this research since this research belongs to describe research. Alternative which have lowest cash outflow will be chosen. Base on the calculation from this research, this research show that (PV) present value of cash outflow  leasing is IDR 1.225.701.682,22, while in the cash outflow of long term debt is IDR 1.146.465.228,13. We could see there is a difference between leasing and long term debt cash outflow is about IDR 79.236.454,09. It’s caused by the reduction of interest in long term debt so that make different of tax saving. In leasing, tax saving is fix every month  until the end of contract. But the company will use option to be owner of asset so its must pay the number of residual value in the end of contract. It is make total PV cash outflow of leasing in the end of 3th year look big. Base on calculation of cash outflow, long term debt is the better choice for Shanghai “Gangsar†Company because it can decrease company expenses. Keywords : Leasing, Long Term Debt, Fix Asset

Downloads

Published

2013-09-16

Issue

Section

Articles