EFEKTIVITAS PENGELOLAAN MODAL KERJA KOPERASI DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS DAN MENJAGA TINGKAT LIKUIDITAS (Studi Penelitian Pada KPRI Universitas Brawijaya Malang Tahun 2010 - 2012)

Authors

  • Antoni Susanto

Abstract

Modal Kerja mempunyai arti yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Modal kerja yang dikelola secara tidak efektif dapat menghambat koperasi dalam memperoleh laba secara optimal. Penetapan modal kerja yang terlalu kecil akan mempengaruhi posisi likuiditas perusahaan. Apabila modal kerja yang terlalu besar menunjukkan adanya dana yang menganggur dan tidak produktif yang menyebabkan hilangnya kesempatan untuk memperoleh laba. Hasil dari penelitian di KPRI Universitas Brawijaya Malang menunjukkan bahwa kondisi NWC (Net Working Capital) dari tahun ke tahun cenderung turun dari tahun 2012 dengan selisih Rp 14.716.065 menjadi Rp 20.606.879.352. Pada rasio Likuiditas juga cenderung menurun pada tahun 2013, hal tersebut mengindikasikan bahwa manajemen koperasi belum mampu dalam memenuhi dan menjaga tingkat perputaran Current Asset (aktiva lancar) dan Current Liabilities (hutang lancar). Berdasarkan proyeksi perhitungan yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa rasio keuangan koperasi secara keseluruhan yaitu rasio profitabilitas, rasio aktivitas masih cenderung naik akan tetapi pada rasio likuiditas cenderung turun. Hal tersebut dapat dilihat pada tingkat Current Ratio mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun meskipun jumlah tersebut sudah mencapai standar menurut teori perusahaan sebesar 200%. Kata Kunci : modal kerja, profitabilitas, likuiditas   Abstract Working Capital has a great significance for a company. Working capital that is managed ineffectively can hinder Koperasi in obtaining optimal profit. Determination of working capital that is too small will affect the company's liquidity position. If that is too large working capital indicates that funds are idle and unproductive cause the loss of the opportunity to earn a profit. Results of research in KPRI Brawijaya University of Malang suggest that condition of NWC (Net Working Capital) from year to year tend to be dropped from the year 2012 by a margin of IDR 14.716.065 to IDR 20.606.879.352. On liquidity ratios also tend to decline in 2013, it indicates that the management of koperasi has not been able to meet and maintain Current Asset turnover (current assets) and Current Liabilities (current liabilities). Based on the projection calculations have been performed, the obtained results that the overall koperasi’s financial ratios ie profitability ratios, activity ratios are still likely to rise but the liquidity ratio tends to fall. This can be seen at the level of current ratio has fluctuated from year to year, although that number was up to standard according to the theory of the firm by 200%. Keyword: working capital, profitability, liquidity

Downloads

Published

2013-09-16

Issue

Section

Articles