ANALISIS METODE CAPITAL ASSET PRICING MODEL DALAM UPAYA PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP INVESTASI SAHAM (Studi pada Saham-Saham Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2010 – 2012)

Authors

  • Rizky Nasuha

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi oleh perkembangan dunia usaha, dimana perusahaan sangat bergantung terhadap investasi. Sebelum melakukan keputusan investasi, dalam hal ini investasi saham, perlu mempertimbangkan kemungkinan- kemungkinan yang akan dihadapi investor. Salah satu metode yang digunakan untuk menilai keputusan investasi adalah CAPM (Capital Asset Pricing Model). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis metode CAPM terkait pengambilan keputusan investasi saham. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 19 saham perusahaan sektor properti dan real estate. Hasil analisis yang telah dilakukan, menunjukkan hasil bahwa rata-rata return saham individual () dari 19 perusahaan sampel penelitian lebih besar daripada rata-rata return pasar (). Sedangkan rata-rata risiko dari 19 saham perusahaan sampel penelitian berada di atas 1 (β>1). Serta rata-rata tingkat suku bunga Bank Indonesia yang berada pada 0,52%, yang merupakan tingkat return bebas risiko (). Selanjutnya, dengan menggunakan metode analisis Capital Asset Pricing Model (CAPM), diperoleh hasil dari estimasi bahwa 14 saham yang tergolong saham undervalued , Sedangkan 5 saham tergolong saham yang overvalued. Kata kunci: CAPM, Return, Beta, Keputusan Investasi Saham ABSTRACT The research was motivated by the development of the business world, where companies rely heavily on investment. Before investing, stock investment in this case, it is necessary to consider the possibilities that will be faced by investors. One method used to assess investment decisions is the CAPM (Capital Asset Pricing Model). This study aims to analyze the CAPM method related to stock investment decisions. Types of research used in this research is descriptive research with quantitative approach. The sample collected is 19 companies of property and real estate sector. Results of the analysis has been carried out, shows that the average individual stock return () sample of 19 companies is greater than the average market return (). While the average risk of 19 shares of companies in the study sample were 1 (β> 1). And the average interest rate of Bank Indonesia, which is at 0.52%, which is the risk-free rate (). Furthermore, by using the method of analysis Capital Asset Pricing Model (CAPM), the results obtained from the estimation that 14 shares of stock classified as undervalued stocks, while 5 stocks classified as overvalued stocks. Keywords: CAPM, Return, Beta, Stock Investment Decision

Downloads

Published

2013-09-16

Issue

Section

Articles