ANALISIS PEMBERIAN KREDIT UNTUK MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH (Studi Pada Divisi Community Development Center (CDC) PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Sub Area Malang)

Authors

  • Rizki Putri Wulandari
  • Nengah Sudjana
  • Maria Goretti Wi Endang NP

Abstract

Developments in the field of economics is an objective to be achieved in implementing economic development programs, including the partnership program implemented by state enterprises to small businesses. The partnership program is a CSR program of SOEs as a concern to the community. One company that has organized CSR is PT Telkom Malang. PT Telkom Malang has a division that implement the Partnership Program that is CDC. CDC is the division that connects between companies and small businesses. Credit granting services provided to low-income communities. CDC as the lender is not free from the risk that occurs as NPL. NPL happened to CDC PT Telkom Malang, the partners of the unfortunate, broke, and fled. The analysis showed that in the year 2013 to 2014 dominated the current category of other categories. In 2014 collectibility with current category increased from 55.12% to 77.64%. Percentage of collectibility of loans obtained seen the amount of nonperforming loans in 2013 to 2014 decreased from 20.01% down to 15.39%. This shows that there is an attempt to improve the performance of lending in order to avoid a credit crunch. Keywords: Lending, Credit Problems ABSTRAK Perkembangan dalam bidang ekonomi merupakan tujuan akan dicapai dalam melaksanakan program perekonomian pembangunan, diantaranya adalah program kemitraan yang dilaksanakan oleh BUMN kepada usaha kecil. Program kemitraan merupakan program CSR dari BUMN sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Salah satu perusahaan yang telah menyelenggarakan CSR adalah PT Telkom Malang. PT Telkom Malang mempunyai divisi yang melaksanakan Program Kemitraan yaitu CDC. CDC merupakan divisi yang menghubungkan antara perusahaan dengan usaha kecil. Jasa pemberian kredit diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. CDC sebagai pemberi kredit tidak lepas dari risiko yang terjadi seperti Kredit Bermasalah. Kredit Bermasalah yang terjadi pada CDC PT Telkom Malang yaitu mitra binaan mengalami musibah, bangkrut, dan melarikan diri. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada tahun 2013 sampai tahun 2014 kategori lancar mendominasi dari kategori lain. Pada tahun 2014 kolektibilitas dengan kategori lancar mengalami kenaikan dari 55,12% menjadi 77,64%. Prosentase kolektibilitas pinjaman yang didapat terlihat besarnya kredit bermasalah pada tahun 2013 ke tahun 2014 mengalami penurunan yaitu dari 20,01% turun menjadi 15,39%. Hal ini menunjukkan bahwa ada upaya dalam meningkatkan kinerja pemberian kredit agar tidak terjadi kredit bermasalah. Kata Kunci : Pemberian Kredit, Kredit Bermasalah  

Downloads

Published

2016-09-06

Issue

Section

Articles