ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD PADA PDAM KOTA MALANG (Studi Kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang Periode 2012 - 2014

Authors

  • Defani Putri Frinka
  • Nengah Sudjana
  • . Dwiatmanto

Abstract

Competition in today's business environment is very tight and every company vying with each other to be able to maintain its position from being eliminated from the competition. Elements that can’t be separated from the success of an organization is performance. Good performance will indicates the success level of the company. Balanced Scorecard is a performance measurement method that was introduced by Robert Kaplan and David Norton. This type of research is descriptive research with quantitative approach. Performance appraisal of PDAM Kota Malang in 2012 – 2014 showing the overall results were pretty good. Results of learning and growth showed good results. Internal business perspective showed good results and continued to increase from year to year. Improvements to the quality and quantity of services that maximized the internal business perspective gives a good impact on the customer’s perspective. But the financial perspective showing a whole decreased performance from year to year. Seen from the results of the four perspectives, financial perspective is the one that having most decreased result, especially for aspects of operational costs that continue to rise. It can be concluded that operational costs incurred by the company are used to support performance improvement in the other three perspectives. Keywords: Performance, Balanced Scorecard ABSTRAK Persaingan di lingkungan bisnis saat ini sangat ketat dan setiap perusahaan saling berlomba untuk dapat mempertahankan posisinya agar tidak tersisih dari kompetisi. Unsur yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan sebuah organisasi adalah kinerja. Kinerja perusahaan yang baik akan mengindikaskan keberhasilan bagi perusahaan tersebut. Balanced scorecard adalah metode pengukuran kinerja yang diperkenalkan oleh Robert Kaplan dan David Norton. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penilaian kinerja PDAM Kota Malang tahun 2012 – 2014 menunjukkan hasil keseluruhan yang cukup baik. Hasil dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan hasil yang baik. Perspektif bisnis internal menunjukkan hasil yang baik dan terus mengalami peningkatan dari dari tahun ke tahun. Perbaikan kualitas dan kuantitas pelayanan yang dimaksimalkan pada perspektif bisnis internal memberi dampak yang baik pada perspektif pelanggan. Sedangkan perspektif keuangan secara keseluruhan mengalami penurunan bobot kinerja dari tahun ke tahun. Jika dilihat dari hasil empat perspektif, yang paling mengalami penurunan adalah perspektif keuangan, khususnya untuk aspek biaya operasional yang terus meningkat. Hal ini dapat disimpulkan bahwa besarnya biaya operasional yang dikeluarkan perusahaan digunakan untuk mendukung peningkatan kinerja pada ketiga perspektif yang lain. Kata kunci: Kinerja, Balanced Scorecard

Downloads

Published

2016-08-11

Issue

Section

Articles