PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PERUSAHAAN (Studi Pada PT. Semen Tonasa (Persero) Pangkep)

Authors

  • Aswirah Aswirah Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
  • Siti Ragil Handayani
  • Achmad Husaini

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Pengukuran kinerja yang menitikberatkan pada sektor finansial saja kurang mampu mengukur kinerja harta-harta tak tampak (intangible assets) dan harta-harta intelektual (sumber daya manusia) perusahaan, selain itu pengukuran kinerja dengan cara ini juga kurang memperhatikan sektor eksternal, serta tidak mampu sepenuhnya menuntun perusahaan ke arah yang lebih baik, sehingga dikembangkan suatu konsep balanced scorecard. Balanced scorecard mengukur kinerja suatu organisasi dari empat perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kinerja perusahaan pada perspektif keuangan mengalami penurunan selama tahun 2009 – 2011, skor pada tahun 2009 sebesar 46, tahun 2010 44,5 dan tahun 2011 sebesar 38,5, sedangkan pada perspektif pelanggan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran sudah cukup baik. Kata kunci : Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard

Downloads

Published

2013-04-25

Issue

Section

Articles