ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMAL PADA SAHAM LQ45 MENGGUNAKAN HARGA TERTINGGI, HARGA TERENDAH, DAN CLOSE PRICE DALAM KEPUTUSAN INVESTASI (Studi pada Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014)

Authors

  • Amelinda Islamey
  • . Suhadak
  • Nila Firdausi Nuzula

Abstract

This study applies descriptive research and quantitative approach upon 18 company’s shares as the research samples. The samples are determined purposively after considering whether the shares listed in LQ-45 were included in the index, regular give dividends, and not doing the stock split  during 2012-2014. Single Indeks Model is used in data analyzing. Fundings show that the optimal portfolio formed based on the highest stock price consists of 6 companies's stock are BBCA(34,00%), BBRI(45,18%), BBNI(14,91%), CPIN(2,78%), UNVR(1,00%), and BMRI(2,13%). This portfolio is resulting 1,74% return with 0,43% risk. Meanwhile, the optimal portfolio formed based on the lowest stock price consists of 4 companies's stock are UNVR(25.23%), BBCA(50.69%), BBRI(14.53%), and SMGR(9.55%). This portfolio is resulting 1,87% return and having 0,39% risk. The optimal portfolio formed based on close price consist of 6 companies's stock are UNVR(19,99%), BBCA(27,93%), BBRI(27,70%), BBNI(12,23%), INDF(3,85%), and BMRI(8,31%). This portfolio is resulting 1,85% return with 0,49% risk. Based on the research result, stocks of UNVR, BBCA, and BBRI are always chosen as the candidates of optimal portfolio. Keyword: Optimal Portfolio, Single Indeks Model, LQ45, High Price, Low Price, Close Price ABSTRAK Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif terhadap 18 saham perusahaan sebagai sampel penelitian. Sampel penelitian ditentukan secara purposif setelah mempertimbangkan apakah saham yang tercatat di LQ-45 yang terusmasuk dalam indeks, rutin membagikan deviden, dan tidak melakukan stocksplit selama 2012-2014. Analisis data dilakukan menggunakan model indeks tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio optimal yang terbentuk berdasarkan harga saham tertinggi terdiri atas 6 saham perusahaan dengan proporsi dana masing-masing sebesar BBCA(34,00%), BBRI(45,18%), BBNI(14,91%), CPIN(2,78%), UNVR(1,00%), dan BMRI(2,13%). Portofolio tersebut menghasilkan return 1,74% dengan risiko 0,43%. Sedangkan portofolio optimal yang terbentuk berdasarkan harga saham terendah terdiri atas 4 saham perusahaan dengan proporsi dana masing-masing sebesar UNVR(25.23%), BBCA(50.69%), BBRI(14.53%), dan SMGR(9.55%). Portofolio tersebut memberikan return 1,87% dan risiko 0,39%. Untuk portofolio optimal yang terbentuk berdasarkan close price terdiri atas 6 saham perusahaan dengan proporsi dana masing-masing sebesar UNVR(19,99%), BBCA(27,93%), BBRI(27,70%), BBNI (12,23%), INDF(3,85%), dan BMRI(8,31%). Portofolio tersebut menghasilkan return 1,85% dan mengandung risiko 0,49%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut saham-saham milik UNVR, BBCA, dan BBRI selalu terpilih sebagai kandidat yang menjadi komposisi pembentuk portofolio optimal. Kata Kunci: Portofolio Optimal, Model Indeks Tunggal, LQ45, Harga Tertinggi, Harga Terendah, Close Price

Downloads

Published

2016-06-01

Issue

Section

Articles