ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL (Studi pada Saham Indeks Bisnis-27 yang Listing di BEI Tahun 2013-2015)

Authors

  • Jenny Wijaya
  • . Topowijono
  • . Dwiatmanto

Abstract

Investments can be made by investors in the capital market. Investment instruments are most attractive to investors in the capital market is a stock, because stock provides a return in the form of capital gains and dividends yield. Investors need to pay attention to the investments risk. Unsystematis risk can be minimized by forming the optimal portfolio using one of the methods that is single index model. Research has been done at Business-27 Index listed in Indonesia Stock Exchange period 2013-2015. The research is aimed to figure out the optimal portfolio of stocks that are established through Single Index Model, to know the proportion of funds allocated to each of the stocks establishing the optimal portfolio, and to determine the level of expected return portfolio and risk of the portfolio established. The method used is descriptive research with quantitative method. The sampling technique used purposive sampling of the 40 stocks acquired 16 stocks sampled. Data used in this research are secondary data. The results of the research showed that out of the 16 samples of research, there are three establishing optimal portfolio stock companies. They are BSDE, BBRI, and BBCA. The proportion of each fund of the stocks establishing portfolio was BSDE (27,96%), BBRI (54,16%), and BBCA (17,88%). Based on the portfolio established, the return expectations were around 1,92% and 0,008% for the portfolio risk. Keywords: Optimal Portfolio, Single Index Model, Business-27 Index, Return Expectation, Risk ABSTRAK Investasi dapat dilakukan oleh investor di pasar modal. Instrumen investasi yang paling diminati investor di pasar modal adalah saham, karena saham memberikan return berupa capital gain dan dividen yield. Investor perlu memperhatikan risiko yang akan ditanggungnya. Risiko tidak sistematis dapat diminimalisir dengan membentuk portofolio optimal yaitu menggunakan Model Indeks Tunggal. Penelitian dilakukan pada saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang termasuk dalam Indeks Bisnis-27 pada tahun 2013-2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saham-saham yang menjadi pembentuk portofolio optimal, besarnya proporsi dana yang dialokasikan untuk masing-masing saham, besarnya return ekspektasi dan tingkat risikonya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 saham, kemudian penentuan sampel ditetapkan melalui teknik purposive sampling sehingga terpilih 16 saham yang dijadikan sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 sampel yang terpilih terdapat 3 saham perusahaan pembentuk portofolio optimal, yaitu BSDE, BBRI, dan BBCA. Proporsi dana masing-masing saham pembentuk portofolio adalah BSDE (27,96%), BBRI (54,16%), dan BBCA (17,88%). Berdasarkan portofolio yang terbentuk maka tingkat pengembalian ekspektasi portofolio sebesar 1,92% dan risiko portofolio sebesar 0,008%. Kata kunci: Portofolio Optimal, Model Indeks Tunggal, Indeks Bisnis-27, Return Ekspektasi, Risiko

Downloads

Published

2016-04-12

Issue

Section

Articles