ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL DALAM MEMINALKAN TINGKAT RISIKO INVESTASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL (Studi Kasus Saham LQ-45 Di Bursa Efek Indonesia Periode Januari 2013-Juli 2015)

Authors

  • . Qur’anitasari
  • Raden Rustam Hidayat
  • Sri Sulasmiyati

Abstract

This research aims to find stocks that meet the criteria for establish of the optimal portofolio based Single Index Model. The method used in this research is descriptive research with quantitative approach. The population used is LQ-45 stocks index period January 2013-July 2015 and samples selected are 29 stocks. The results showed from 29 samples selected, the candidate of optimum portofolio is UNVR, BBRI, ICBP, KLBF, INDF in 2013, PTBA, BBCA, ICBP, KLBF, BBNI, GGRM, TLKM, PGN, JSMR, BBRI, INTP in 2014 and AKRA, UNVR, LPKR in January-July 2015. The proportion of funds forming optimum portofolio in 2013 are UNVR (47.56%), BBRI (10.62%), ICBP (24.78%), KLBF (10.70%), INDF (6.34%), in 2014 are PTBA (4.48%), BBCA (11.53%), ICBP (4.46%), KLBF (15.87%) , BBNI (23.50%), GGRM (6.51%), TLKM (5.22%), PGN (18.42%), JSMR (4.78%), BBRI (4.37%), INTP (0.51%), and from January to July 2015 are AKRA (5.98%), UNVR (84.92%) and LPKR (9.10%). The expected return of the optimum portofolio as much as 2.19% in 2013, 3.3124% in 2014 and 3.3208% in January-July 2015. The risk of the optimum portofolio as much as 0.1436% in 2013, 0.0163% in 2014 and 0.0542% in January-July 2015.  Keyword: Optimum Portofolio, Single Index Model ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saham yang memenuhi kriteria pembentukan portofolio optimal berdasarkan Model Indeks Tunggal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah saham Indeks LQ-45 periode Januari 2013-Juli 2015 dengan jumlah sampel yang terpilih sebanyak 29 saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 29 sampel penelitian, kandidat saham yang termasuk dalam portofolio optimal adalah UNVR, BBRI, ICBP, KLBF, INDF pada tahun 2013, PTBA, BBCA, ICBP, KLBF, BBNI, GGRM, TLKM, PGAS, JSMR, BBRI, INTP pada tahun 2014 dan AKRA, UNVR, LPKR pada bulan Januari-Juli 2015. Besarnya proporsi dana pembentuk portofolio optimal tahun 2013 adalah UNVR (47,56%), BBRI (10,62%), ICBP (24,78%), KLBF (10,70%), INDF (6,34%), tahun 2014 adalah PTBA (4,48%), BBCA (11,53%), ICBP (4,46%), KLBF (15,87%), BBNI (23,50%), GGRM (6,51%), TLKM (5,22%), PGAS (18,42%), JSMR (4,78%), BBRI (4,37%), INTP (0,51%), dan bulan Januari-Juli 2015 adalah AKRA (5,98%), UNVR (84,92%) dan LPKR (9,10%). Berdasarkan portofolio optimal yang terbentuk maka return ekspektasi adalah sebesar 2,19% tahun 2013, 3,3124% tahun 2014 dan 3,3208% bulan Januari-Juli 2015. Risiko portofolio adalah sebesar 0,1436% tahun 2013, 0,0163% tahun 2014 dan 0,0542% bulan Januari-Juli 2015. Kata kunci: Portofolio Optimal, Model Indeks Tunggal

Downloads

Published

2016-02-26

Issue

Section

Articles