ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REC (Studi pada PT. Bank Mandiri Persero, Tbk Periode 2011-2013)

Authors

  • Muhammad Fadly

Abstract

The purpose of this research is to know the application of REC analysis at Bank Mandiri and to know health rate of Bank Mandiri by using REC approach during 2011-2013. This research is a descriptive research with a quantitative approach. Research is done at Bank Mandiri, Tbk. The result of REC analysis at Bank Mandiri, Tbk shows that based on the analysis of (NPL) year 2012, credit risk was the lowest than year 2011 and 2013. Market Risk of Bank Mandiri, Tbk measured by (IRR) formula were increased every year, it means the income of the bank was always highest. Based on the calculation of Liquidity Risk using (LDR), (LAR), and (CR), known that LDR of the bank  categorized is good enough, the result of LAR are larger than CR, besides the score earned by CR is small, so that the liquidity level of Bank Mandiri was low. Profitability factors measured by (ROA) and (NIM) during 2011-2013 shows an upward trend, it means that profit rise is signify followed by increased asset of Bank Mandiri. Capital factors that measured by (CAR) during 2011-2013 are classified in rank one, because it has top value at the provisions of Bank Indonesia (above 8 %). Keyword: Bank’s Health Rate, REC Approach. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan analisis REC pada Bank Mandiri dan untuk mengetahui perbandingan bagaimana tingkat kesehatan Bank Mandiri dengan menggunakan pendekatan REC selama tahun 2011-2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada PT Bank Mandiri, Tbk. Hasil dari analisis REC pada Bank Mandiri ini menunjukkan bahwa berdasarkan analisis rumus NPL tahun 2012 memiliki tingkat risiko kredit paling rendah dibandingakan pada saat tahun 2011 dan 2013. Risiko pasar Bank Mandiri dengan rumus IRR mengalami kenaikan tiap tahunnya, hal ini menunjukkan pendapatan yang diperoleh semakin tinggi. Berdasarkan perhitungan risiko likuiditas  (LDR, LAR, CR) diketahui LDR Bank Mandiri dalam kategori cukup baik, pada rasio LAR hasil yang diperoleh besar dan pada CR nilai yang diperoleh adalah kecil maka dikatakan tingkat likuiditas Bank Mandiri adalah rendah. Faktor Rentabilitas yang menggunakan penilaiannya terdiri dari ROA dan NIM dari tahun 2011-2013 mengalami kenaikan dan ini menandakan bertambahnya jumlah laba Bank Mandiri yang diikuti dengan bertambahnya aset oleh Bank Mandiri. Faktor Capital menggunakan pengukuran CAR pada tahun 2011-2013 tergolong pada peringkat satu karena CAR memiliki nilai diatas ketentuan Bank Indonesia yaitu diatas 8%. Kata Kunci: Tingkat Kesehatan Bank, Pendekatan REC.

Downloads

Published

2015-11-30

Issue

Section

Articles