POSISI DAYA SAING DAN SPESIALISASI PERDAGANGAN LADA INDONESIA DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI (Studi Pada Ekspor Lada Indonesia Tahun 2009-2013)

Authors

  • Feira Aprilia R

Abstract

This study aims to determine indonesian position of competitiveness and specialization on pepper product in 2009-2013. The type of this research is quantitative descriptive and using Indonesian pepper export value in 2009-2013 as a data. The study is based on secondary data. The secondary data has been collected from official website of Badan Pusat Statistik Indonesia, International Pepper Community, International Trade Centre,Indonesian Ministry Of Trade and Indonesian Ministry Of Agriculture. The result of this study indicate Indonesia has a comparative advantage in world trade, based on pepper product. RCA calculation on 2013 shows Vietnam becoming number one with RCA 44,77, Indonesia (17,26) Brazil (7,70), India (3,60), and Malaysia (3,13).Based on the RCA calculation, Indonesia has a high competitiveness due to the RCA value >1 and Indonesia  in the second position after Vietnam. While from the calculation of the ISP on 2013, Indonesia is a eksporter country with ISP 0,98 places second after  Brazil (ISP 0,99)but above Vietnam (0,73), Malaysia (0,69)  and India (0,15). Based on ISP calculation, Indonesia is a exporter country and places second after Brazil. Key Words: Competitiveness, Trade Specialization, Globalization ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi daya saing dan spesialisasi perdagangan lada Indonesia dalam kurun waktu tahun 2009 hingga 2013. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Data penelitian adalah nilai ekspor lada Indonesia tahun 2009 hingga tahun 2013. Data yang digunakan diperoleh dari website resmi Badan Pusat Statistik Indonesia, International Pepper Community, International Trade Centre, Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lada Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam perdagangan dunia. Dibuktikan dengan perhitungan RCA pada tahun 2013, RCA Indonesia (17,26) berada di atas Brazil (7,70), India (3,60), dan Malaysia (3,13) namun di bawah Vietnam (44,77). Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, maka dapat di ketahui bahwa Indonesia memiliki daya saing yang tinggi karena nilai RCA >1 dan lada Indonesia berada pada posisi kedua tertinggi dunia di bawah Vietnam. Sedangkan dari perhitungan ISP, Indonesia merupakan negara ekportir lada dengan nilai ISP tahun 2013 sebesar 0,98 dibawah Brazil dengan nilai ISP 0,99 namun di atas Vietnam (0,73), Malaysia (0,69)  dan India (0,15).Maka berdasarkan perhitungan ISP, dapat diketahui bahwa Indonesia merupakan negarara eksportir lada dan merupakan negara eksportir lada kedua setelah Brazil. Kata Kunci: Daya Saing, Spesialisasi Perdagangan, Globalisasi

Warning: file_put_contents(): Only -1 of 23 bytes written, possibly out of free disk space in /var/www/html2/administrasibisnis/lib/pkp/classes/cache/FileCache.inc.php on line 90

Downloads

Published

2015-10-09

Issue

Section

Articles