ANALISIS FUNDAMENTAN DENGAN PENDEKATAN PRICE EARNING RATIO (PER) UNTUK MENILAI KEWAJARAN HARGA SAHAM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman serta Sub Sektor Farmasi yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2013

Authors

  • Nur Ihwanul Fathoni

Abstract

The purpose of this study was to assess the reasonableness of the price of a stock by Price Earning Ratio approach. The investment decision of the company that being investigated. Find out which companies are profitable based on stock assessment by Price Earning Ratio approach. This study by using descriptive research with quantitative approach. The population are Food Sector Company, Beverages, and Pharmaceutical which listed on BEI period of 2011-2013. The sampling technique used in this research is purposive sampling, 8 companies taken as sample with stock code DLTA, INDF, MYOR, ROTI, DVLA, KAEF, KLBF, TSPC. The stock has an intrinsic value that is influenced the elements of the company's fundamentals as ROE, EPS, DPS, DPR, and PER. The results of this research shows Three companies that the price condition of its shares which are undervalued. The decisions that can be taken on undervalued condition is to purchase or hold the shares. Five other companies are overvalued and the decision can be taken is to sell or hold the shares. Keywords: Fundamental analysis, PER, ROE, Intrinsic Value, Investment Decisions ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menilai kewajaran harga suatu saham dengan pendekatan Price Earning Ratio. Pengambilan keputusan investasi dari perusahaan yang diteliti. Mengetahui perusahaan mana yang menguntungkan berdasarkan penilaian saham dengan pendekatan Price Earning Ratio. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini menggunakan perusahaan sub sektor makanan dan minuman serta sub sektor farmasi yang terdaftar di BEI periode 2011-2013. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan maka ada 8 perusahaan yang dijadikan sampel diantaranya dengan kode saham DLTA, INDF, MYOR, ROTI, DVLA, KAEF, KLBF, TSPC. Saham memiliki nilai intrinsik yang dipengaruhi oleh unsur-unsur fundamental perusahaan, seperti ROE, EPS, DPS, DPR, dan PER. Hasil Penelitian ini menunjukkan tiga perusahaan yang harga sahamnya berada pada kondisi undervalued. Keputusan yang dapat diambil pada kondisi undervalued yaitu membeli atau menahan saham tersebut. lima Perusahaan lainnya berada pada kondisi overvalued, keputusan yang dapat diambil yaitu menjual atau menahan saham tersebut. Kata Kunci : Analisis fundamental, PER, ROE, Nilai Intrinsik, Keputusan Investasi

Downloads

Published

2015-09-22

Issue

Section

Articles